Thursday, October 11, 2012

"WABAH KORUPSI DI GEREJA DAN PEMERINTAH"


NAS: Yosua 7:1-9


Saudara-saudara, setelah bangsa Israel menghancurkan Yerikho maka Ai adalah tujuan berikut dalam peperangan karena lokasinya yang strategis. Sama seperti peperangan melawan Yerikho, mengalahkan Ai penting untuk bisa menguasai seluruh tanah Kanaan. Ai lebih kecil dari Yerikho, namun adalah penting untuk menguasainya karena Ai akan memberi Israel kendali atas jalan utama yang membentang sepanjang pegunungan dari utara ke selatan sepanjang dataran tinggi yang menjadi bagian utama tanah Kanaan.

"MENGAKUI KESALAHAN DAN BELAJAR DARI KESALAHAN"


NAS: Yosua 7:16-26


Saudaraku! Di zaman kita sekarang ini banyak orang yang sudah kehilangan rasa takut akan dosa. Buktinya, kejahatan semakin banyak dan mengerikan. Banyak juga orang yang tidak mau bertobat dengan melakukan dosa yang sama terus-menerus. Memang ada yang karena kelemahannya jatuh berkali-kali dalam kesalahan yang sama. Tapi, ada juga yang memang sengaja tidak mau bertobat karena tidak mau kehilangan kenikmatan yang diperoleh melalui dosanya itu.

HIDUP ADALAH PEPERANGAN


Nas: Yosua 8:1-17


Dari semua kisah peperangan yang dialami bangsa Israel, ada sebuah kisah peperangan yang unik dimana bangsa Israel mengalami kekalahan pada perang pertama, dan memetik kemenangan pada perang yang kedua. Perang tersebut adalah perang yang dipimpin Yosua melawan bangsa Ai (Yosua 8). Pada perang Yosua yang pertama, Israel mengalami kekalahan karena murka Allah yang melihat Akhan mengambil barang-barang jarahan dari Yerikho (perang sebelumnya) padahal Allah memerintahkan untuk memusnahkan semuanya tanpa sisa. Pada perang yang kedua, dengan penyertaan Allah, Yosua menggunakan taktik yang mirip dengan strategi pada perang pertama, yaitu strategi “gerilya” dengan menyerang tiba-tiba. Taktik Yosua yang merupakan pengejawantahan strategi ini, adalah dengan menempatkan sebagian pasukan di belakang kota Ai, dan sebagian berhadapan langsung dari depan. Bangsa Ai yang merasa diatas angin karena telah menang sebelumnya, lalu keluar mengejar pasukan Yosua yang padahal pura-pura lari. Nah, di sinilah musuh Israel dikepung. Namun yang paling penting adalah Allah menyertai dan memberikan jaminan kemenangan bagi Yosua dan Israel.

KETAATAN MEMBAWA KEMENANGAN

Yosua 8:18-29

Berdasarkan nas renungan kita hari ini, kita melihat bahwa betapa kuasa dan kasihnya Tuhan terhadap Yosua. Kita mungkin sudah bisa menebak alasan kasih dan penyertaan yang
 diperoleh oleh Yosua. Tuhan menyertai Yosua sebab ia adalah orang yang berkenan di hadapan Tuhan. Dan Yosua selalu bertindak bukan dengan akal namun dengan iman dan meminta pertolongan Tuhan untuk menyelesaikan setiap pekerjaannya. Pendek kata si Yosua adalah pribadi yang taat pada perintah Allah. Dan upah ketaatan adalah berkat kemenangan baginya dan bagi Israel.